messi

Lionel Messi: Si Kutu yang Menjadi Pemain Bola Nomor Satu

Liputanbola.co – Bicara soal kutu, pasti bikin resah dan gelisah. Tapi kalau yang diomongkan adalah La Pulga (kutu dalam bahasa Spanyol), justru akan menjadi topik yang menarik karena itu adalah julukan bagi salah satu pemain sepak bola terbaik di dunia, Lionel Messi.

Messi memang kutu yang bikin bangga. Sejak kecil bakat bolanya memesona banyak orang. Pria yang kini berusia 29 tahun ini memiliki masa anak-anak yang bahagia karena berdekatan dengan kecintaannya, yaitu sepak bola. Sejak umur lima tahun, ia bergabung dengan klub Grandoli. Pemandu bakat salah satu klub besar Argentina Newell’s Old Boys kemudian mencium kehebatannya. Di klub akademi tersebut Messi jadi bahan perbincangan karena memperkuat tim yang selama empat tahun hanya menelan sekali kekalahan.

Sayangnya, di usia 11 tahun Messi kecil didiagnosa mengalami kekurangan hormon pertumbuhan. Bakat besarnya terancam oleh tidak berkembangnya tubuh. Beruntung, sebuah klub besar dari Spanyol, FC Barcelona bersedia untuk memberikan perawatan kepadanya, tapi dengan satu syarat, La Pulga harus bergabung bersama tim asal Catalan tersebut.

messi-2

Tumbuh bersama akademi muda Barcelona membuat bakat Lionel Messi semakin terasah. Apalagi pengobatan untuk memperbaiki hormonnya berjalan dengan baik. Kesempatan besar itu akhirnya datang ketika pelatih Barca saat itu, Frank Rijkaard memberi kesempatan debut di La Liga. Di usia 17 tahun, ia diturunkan menghadapi RCD Espanyol.

Dari kepercayaan Frank Rijkaard, nama Lionel Messi terus membumbung tinggi. Si Kutu mampu melewati para raksasa penjaga pertahanan tim lawan dan terus membobol gawang mereka. Ia mengawali musim 2005-2006 dengan hasil yang membanggakan, sebuah Piala Liga Spanyol dan jawara Eropa.

Sukses di musim pertama, Messi pun terus dipercaya menjadi pemain andalan. Salah satu gol yang bakal dikenang sepanjang jaman adalah ketika ia melewati lima pemain Getafe di semifinal Copa del Rey, serta menaklukkan sang kiper. Sebuah gol yang kemudian membuatnya disejajarkan dengan legenda hidup sepak bola, Diego Maradona.

Kepergian Ronaldinho dari FC Barcelona di musim 2008-2009 membuat posisi Lionel Messi tak terbantahkan. Bahkan nomor punggung 10 pun dikenakannya. Sudah banyak kiper yang merasakan pahitnya kebobolan sontekan keras kaki Si Kutu. Total hingga saat ini, Messi sudah mencetak 494 gol di kompetisi antar-klub dan 57 getaran jala lawan di level timnas.

Bicara soal prestasi individu, Lionel Messi sudah lima kali memenangkan penghargaan Ballon d’Or, ditambah dengan segudang prestasi mentereng yang bakal bikin capek bila disebutkan satu per satu. Mungkin saat ini cita-cita Messi hanya satu, yaitu merasakan hangatnya Piala Dunia, trofi prestisius yang masih belum sempat digapainya.

messi-3

Bagi banyak orang, Lionel Messi adalah panutan. Meski gaya bermain dan dribbling-nya susah untuk ditiru, namun kisah hidupnya pantas menjadi inspirasi. Terus mengejar bola dan memberikan segalanya untuk memenangkan pertandingan. Semangat Messi inilah yang layak menjadi inspirasi buat kamu untuk terus pantang menyerah dalam meraih impian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*